jump to navigation

Bisakah Transistor PNP Digunakan Pada Mikrokontroler 8051 Untuk Mengendalikan Relay 12V? 01/02/2010

Posted by Dian Agus in Elektronika, Hobby, MCS-51, Tips & Trik, tutorial.
Tags: , , ,
trackback

Pengalaman ini saya dapatkan saat merancang Pencacah Tablet Elektronik (Electronics Tablet Counter). Saat itu, untuk mengendalikan 2 buah motor yaitu motor 1 pengendali penyodok tablet dan motor 2 sebagai pengendali belt conveyor saya menggunakan Relay 12V dan sebagai drivernya adalah transistor NPN.

Lho..emang kenapa transistor NPN? apa ga berhasil? atau ada trouble?

Jawabannya, secara sistem keseluruhan tidak ada trouble akan tetapi ada sedikit yang aneh saat saklar POWER dihidupkan pertama kali.., yaitu motor berputar yang artinya karena saat mikrokontroler Power On Reset maka logika pada seluruh pin port adalah HIGH, otomatis hal ini menimbulkan transistor NPN juga ON…., jika transisto ON maka motor juga berputar, hal ini mengakibatkan keanehan, seharusnya saat power di ON kan maka semua tidak bergerak kecuali lampu indikator power dan Seven Segmen, maka solusinya harus active LOW dan solusinya selanjutnya harus menggunakan transistor PNP.

Marilah kita ingat-ingat kembali pelajaran Elektronika Dasar di Kuliah Semester awal mengenai transistor. Kalo Anda di SMA maka pada pelajaran Transistor akan ada beberapa istilah-istilah VBE, VCC, VEE dan IB, IC atau IE. Ingatkah bahwa transistor yang dibuat dari germanium akan aktif pada VBE = 0.3 V, sedangkan transistor yang terbuat dari bahan silikon akan aktif pada VBE = 0,6V. untuk VCC dan VEE serta IB dan lain-lainnya silakan lihat buku Vademikum Elektronika atau Buku Elektronika Jilid I (Sutrisno).

Kembali ke pertanyaan judul ini bisakah Transistor PNP untuk mengendalikan relay dengan mikrokontroler 8051?

Output  pin 8051 maksimal adalah 5V sedangkan pada emitter (agar relay 12V cukup tegangan) maka diberi tegangan panjar 12V.

Berapakah VBE?

12V-5V = 7V

jika VBE sebesar 7V maka relay akan selalu ON

karena 7V >> 0,6V (baca: tujuh volt jauh lebih besar dari 0,6V)!!!

Kesimpulannya…???

Anda tarik sendiri ya…??

SOLUSI:

  1. gunakan transistor NPN satu lagi untuk men-drive transistor PNP
  2. Jika anda tidak ingin menggunakan 2 transistor dan ingin menggunakan 1 transistor PNP untuk 1 relay maka anda bisa menggunakan IC regulator 7905 untuk -V  sehingga saat power dihidupkan (power on reset) transistor PNP tidak akan ter-triger dengan logika HIGH.

SELAMAT MENCOBA!!!

Comments»

1. pepzzz - 26/09/2010

mas..mau tanya..output mikro dikasih ap yah biar bisa jalanin relay .. ???

Dian Agus - 27/09/2010

kalau pakai transistor NPN yang berarti Aktif HIGH tinggal dikasih resistor basis 10k dan transistor NPN 2N2222 aja bisa mas…

2. syuratman - 10/07/2011

# Jika anda tidak ingin menggunakan 2 transistor dan ingin menggunakan 1 transistor PNP untuk 1 relay maka anda bisa menggunakan IC regulator 7905 untuk -V sehingga saat power dihidupkan (power on reset) transistor PNP tidak akan ter-triger dengan logika HIGH.

saya kurang ngerti mas, bisa kasih skema nya gak, ane butuh ni bwt TA. please reply, tq

Dian Agus - 19/07/2011

pada dasarnya PNP itu akan mengalirkan arus dari Emitter ke Collector dengan logika 0 sehingga saat POR (power on reset) itu semua pin di kaki MCS-51 akan berlogika 1 maka otomatis rangkaian saklar dengan transistor tetap dalam kondisi OFF


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: